Tutorial Lengkap E-Ijazah 2026, Alur dari Awal Sampai Ijazah Terbit (Update Terbaru)

Proses pengerjaan e-Ijazah 2026 sudah bisa dilakukan secara lengkap dari awal sampai terbit, tetapi wajib mengikuti alur terbaru yang sudah diperbarui sistem. Berdasarkan pengalaman pengguna yang langsung mencoba dari dashboard hingga pratinjau ijazah, alurnya memang lebih terstruktur dibanding tahun sebelumnya—namun juga lebih detail dan tidak bisa dilewati sembarangan.

Seperti yang dialami pengguna, “video tutorial sebelumnya sudah tidak relevan karena web e-ijazah berubah dalam 2 hari terakhir.” Ini menunjukkan bahwa sistem masih terus disempurnakan, jadi penting mengikuti versi alur terbaru.

Apakah E-Ijazah 2026 Bisa Dikerjakan Sampai Terbit?

Jawaban tegasnya: bisa, tetapi harus melalui beberapa tahap wajib secara berurutan.

Dari penggunaan langsung, proses tidak bisa lompat-lompat. Jika satu tahap belum selesai (misalnya SK atau SPTJM), maka tahap berikutnya tidak akan berjalan.

Alur lengkapnya dimulai dari validasi data hingga akhirnya ijazah bisa diunduh dan dicetak.

Tahap Awal: Validasi Data Peserta Didik

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memastikan seluruh data siswa sudah valid dan terkonfirmasi.

Berdasarkan penggunaan nyata:

  • Masuk ke menu DNS → Valid DNS
  • Status siswa:
    • Centang hijau → sudah konfirmasi
    • Tanda seru → belum konfirmasi

Dari pengalaman pengguna, semua siswa harus sudah terkonfirmasi sebelum lanjut ke tahap berikutnya. Jika masih ada yang belum, sebaiknya diselesaikan dulu agar tidak menghambat proses kelulusan.

Cek Jadwal dan Mulai Pengaturan Awal

Jawaban langsungnya: proses hanya bisa dimulai jika jadwal sudah aktif di sistem.

Dari dashboard:

  • SMA/SMK mulai: 4 Mei
  • SD/SMP: 2 Juni

Setelah jadwal aktif, lanjut ke menu pengaturan, yang mencakup:

  • Nama sekolah
  • Nama kepala sekolah
  • Gelar akademik (contoh: S.Pd.)

Pengguna sempat mencontohkan bahwa penulisan gelar harus diperhatikan dengan benar, termasuk penggunaan titik.

Pengaturan Metode Pengesahan dan Foto

Tahap berikutnya adalah menentukan metode pengesahan ijazah.

Jawaban tegasnya: harus memilih antara tanda tangan basah atau elektronik sebelum lanjut.

Dari pengalaman penggunaan:

  • Jika pilih tanda tangan elektronik → wajib upload foto digital
  • Jika tanda tangan basah → bisa pilih tempel foto atau digital

Pengguna memilih kombinasi:

  • Tanda tangan basah
  • Foto digital

Alasannya lebih praktis, karena tidak perlu tempel foto manual saat cetak.

Input Nomor SK Kelulusan dan Penetapan Kelulusan

Ini tahap krusial.

Jawaban langsungnya: penetapan kelulusan tidak bisa dilakukan tanpa nomor SK.

Dari penggunaan nyata:

  • Input SK di menu khusus
  • Data yang diisi:
    • Nomor SK
    • Tanggal SK (contoh: 4 Mei)
    • Kepala sekolah
    • Tingkat kelas

Pengguna bahkan mencontohkan format nomor SK yang mengikuti panduan dinas, seperti awalan kode tertentu.

Setelah SK diinput:

  • Masuk ke menu Penetapan Kelulusan
  • Pilih:
    • Luluskan semua
    • Atau edit manual

Setelah disimpan, data siswa akan berpindah ke status lulus.

Pembuatan dan Upload SPTJM

Setelah kelulusan ditetapkan, lanjut ke tahap legalitas.

Jawaban tegasnya: SPTJM wajib dibuat, ditandatangani, dan diupload sebelum ijazah terbit.

Dari pengalaman pengguna:

  • Klik buat SPTJM
  • Sistem otomatis mengambil data SK
  • Bisa dibuat bertahap (tidak harus semua siswa sekaligus)

Langkah selanjutnya:

  • Unduh SPTJM
  • Cetak dan tanda tangan di atas materai
  • Scan dan upload kembali ke sistem

Menariknya, nomor SK hanya diinput satu kali dan akan digunakan untuk semua proses SPTJM berikutnya.

Upload Foto dan Validasi DNT

Jika menggunakan foto digital, tahap ini harus dilakukan.

Dari penggunaan langsung:

  • Upload di menu Valid DNS
  • Format: JPG/PNG
  • Ukuran: 3×4
  • Tidak ada aturan ketat warna background (menurut pengalaman ini)

Setelah SPTJM disetujui:

  • Data masuk ke Valid DNT
  • Sebelumnya akan muncul di residu jika belum disetujui

Ini menjadi indikator penting apakah proses sudah benar atau belum.

Terbit Nomor Ijazah Nasional dan Cetak Ijazah

Tahap akhir adalah penerbitan nomor ijazah.

Jawaban langsungnya: ijazah baru bisa dicetak setelah Nomor Ijazah Nasional (NIN) terbit.

Dari pengalaman pengguna:

  • Setelah DNT valid → NIN otomatis muncul
  • Kemudian:
    • Input tanggal cetak
    • Unduh ijazah
    • Cetak dokumen

Pengguna juga sempat membuka fitur pratinjau ijazah, yang menunjukkan tampilan:

  • Ukuran A4
  • Posisi foto di bagian tertentu
  • Format hampir sama dengan tahun sebelumnya

Namun ada catatan penting: tampilan pratinjau masih bisa berubah saat versi final terbit.

Catatan Penting dari Pengalaman Pengguna

Beberapa hal krusial yang perlu diperhatikan:

  • Jangan langsung mengerjakan semua di hari pertama
  • Pastikan data benar sebelum klik simpan
  • Nomor SK harus sesuai dokumen resmi
  • Upload foto harus hati-hati agar tidak tertukar
  • SPTJM adalah kunci agar ijazah bisa terbit

Dari pengalaman penggunaan langsung, sistem e-Ijazah 2026 memang lebih rapi dan terintegrasi. Tapi di sisi lain, kesalahan kecil seperti salah input SK atau salah upload foto bisa berdampak panjang. Jadi alih-alih terburu-buru, lebih baik memastikan setiap tahap benar sebelum lanjut ke proses berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button